Purwantoro – Kesenian Reog SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro kembali menunjukkan eksistensinya di panggung budaya nasional dengan mengikuti Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ke-XXXI yang berlangsung di Alun-Alun Ponorogo pada Minggu (14/6/2026). Keikutsertaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar sekolah sekaligus masyarakat Purwantoro yang terus mendukung pelestarian seni budaya tradisional.

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ke-XXXI dan Festival Reog Remaja (FRR) ke-XXII sukses diselenggarakan mulai 6 hingga 15 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro 2026. Event budaya bergengsi tersebut menjadi ajang berkumpulnya puluhan kelompok reog terbaik dari berbagai daerah untuk menampilkan kreativitas, kualitas pertunjukan, serta semangat menjaga warisan budaya bangsa. FNRP tahun ini tercatat diikuti oleh 32 kontingen reog dari berbagai daerah dan institusi pendidikan.

Dalam penampilannya, tim Reog SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro menampilkan sajian atraktif yang memadukan unsur tradisi dan semangat generasi muda. Atraksi dadak merak, jathil, bujang ganong, hingga iringan musik pengiring mampu menarik perhatian penonton yang memadati kawasan Alun-Alun Ponorogo. Penampilan para siswa menunjukkan hasil latihan yang disiplin serta dedikasi tinggi dalam melestarikan kesenian Reog Ponorogo.

Kepala sekolah dan para pembina menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota tim yang telah membawa nama baik sekolah di ajang nasional. Keikutsertaan dalam FNRP tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar, berkolaborasi, dan memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah.

Festival Nasional Reog Ponorogo sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi ikon Kabupaten Ponorogo dan bagian utama dari perayaan Grebeg Suro. Tahun 2026, festival tersebut kembali menghadirkan berbagai pertunjukan seni, pawai budaya, dan kompetisi reog yang memperkuat posisi Ponorogo sebagai kota kelahiran Reog sekaligus pusat pelestarian warisan budaya yang telah diakui dunia.

Melalui partisipasi dalam FNRP 2026, SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan bakat siswa di bidang seni budaya. Diharapkan keikutsertaan ini mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, menjaga, dan mengembangkan kesenian Reog sebagai warisan budaya Indonesia yang membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.